Bersama Amartha Perempuan Berdaya Perempuan Sejahtera

jangipan
0

 


Menggerakan sektor ekonomi kreatif di setiap Desa merupakan impian terbesar yang sudah sejak lama jangipan niatkan, perlahan seiring berjalannya waktu setiap kegiatan jangipan lakukan dengan cara melakukan bimbingan dan sosialisasi mengenai digital literasi, terutama menggerakan UMKM Go Digital, dengan harapan setiap UMKM bisa naik kelas, baik dari segi promosi dan pemasaran di media sosial.

Tetap yang menjadi hambatan dari setiap UMKM disetiap daerah adalah di bidang permodalan dan masih menggunakan sistem tutup lobang gali lobang. Hal ini menjadikan faktor utama terhambantnya pergerakan UMKM daerah. Sumber daya alam, Sumber Daya Manusia serta aneka ragam ciri khas produk disetiap daerah sudah menjadi pendukung dan modal bagi sektor ekonomi kreatif itu sendiri.

Dengan hadirnya Amartha memberikan peluang baru untuk setiap pelaku sektor ekonomi kreatif yang terdapat disetiap daerah. Amartha bisa menjadi solusi terbaik untuk mendukung permodalan masyarakat disetiap Desa. Tentu sektor ekonomi kreatif pun bisa ikut berkembang dan sistem pemasarannya pun bisa ikut terbantu dari segi jangkauan konsumen.

Bersama Amartha Perempuan Berdaya Perempuan Sejahtera, sesuai dengan slogan-nya Amartha ingin menjangkau lebih luas dan membantu para perempuan Indonesia untuk lebih produktif dan kreatif dalam menggerakan perekonomian masyarakat disetiap Desa.

Satu hal yang membuat jangipan takjub dengan Amartha ini, satu aplikasi bisa menjangkau berbagai kemudahan para pelaku UMKM yang saat ini sedang membutuhkan permodalan cepat, tanpa ribet dan tepat guna sesuai dengan sasaran. 


Tapi jangan sampai keder juga dengan adanya beragam peminjaman online yang saat ini semakin menjamur dikalangan masyarakat, harus diperhatikan juga beberapa hal mengenai ragam instrument investasi dianatarnya:

-Deposito

-Obligasi

-Saham

-Emas


Kak Anisa juga menyarankan mesti mengetahui terlebih dahulu profil resiko sebelum berinvestasi: 
Tipe Konservatif: 
-Khawatir dan panik jika modal investasi berkurang 
-Lebih menyukai investasi yang resikonya rendah

Tipe Moderat
-Dapat menerima resiko asal memperoleh keuntungan yang seimbang dengan risiko. 

Tipe Agresif: 
-Menyukai risiko
-Dapat menerima fuktuasi harga pasar 
-Biasanya sudah berpengalaman dalam investasi 

Ada juga tips yang diberikan oleh Kak Anisa, Memilih Peminjam untuk di danai melalui landing marketplace: 
-Pahami mekanisme credit crosing pilih sesuai dengan profil resiko tujuan keuangan 
-Pelajari informasi peminjam dan profil bisnis, buat SWOT, analisis termasuk risiko pendanaan, bandingkan risiko dan imbal hasil atas peminjam dengan grade yang sama 
-Pelajari track record pinjaman, apakah lancar atau tidak.
-Bagi pemula dapat memilih pinjaman yang sudah lebih daripada 1 tahun 
-Pilih manfaat pinjaman yang sesuai dengan preferensi bisnis.
-Jika laporan keuangan tersedia, pelajari sales, laba, total utang, dll, bandingkan rasio keuangan antara peminjam dengan yang sama. 

Dalam hal ini, Amartha hadir dengan tepat, cepat, aman, dan tepat guna, sebagai pendanaan berdampak yang telah terdaftar di OJK. Memberikan solusi terbaik bagi masyarakat yang ingin mengembangkan sektor ekonomi kreatif diantaranya UMKM. Yuk gabung menjadi bagian dari The Local Heroes UMKM Indonesia, dimulai dari daerah dan memulai dengan pendanaan yang mudah. 
-Reksa Dana

-P2P Lending c/ Micro Finance Marketplace

Nah, pada kesempatan kali ini jangipan jadi mengetahui tentang Pendanaan Micro Finance Lending, atau pinjaman pada usaha skala micro yang memiliki keterbatasan akses pendanaan pada lembaga keuangan formal. 

Seperti yang disebutkan oleh Kak Anisa Aprilia - CFP (Certified Financial Planer) investor yang memberikan pendanaan usaha skala mikro ini tidak semata-mata hanya mencari keuntungan, tapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. Pendanaan untuk usaha skala mikro ini dapat dilakukan pada microfinance marketplace. Begitu pun Kak Anisa memberikan informasi dan tips memilih Microfinance Marketplace.

Bagi penerima:

-Terdaftar dan memiliki izin usaha OJK

-TKB90 min 90%

-Transparansi mengenai sistem credit scoring, informasi pinjaman, dll.

-Sesuaikan nominal investasi dengan jangka waktu dan profil resiko.

-Memilih market place yang memiliki mitigasi resiko

Bagi peminjam

-Terdaftar dan memiliki izin usaha OJK

-Proses pinjaman, bunga, tenggat waktu, denda dan informasi lainnya disampaikan dengan jelas.

-Memiliki kontrak perjannjian

-Memiliki CS dan sistem yang transparan.

-Tidak membebani dengan bunga tinggi (max 0,4 % per hari peroktober 2021)

-Terdapat program pendukung lain. 

Seperti yang disebutkan oleh Kak Anisa Aprilia - CFP (Certified Financial Planer) investor yang memberikan pendanaan usaha skala mikro ini tidak semata-mata hanya mencari keuntungan, tapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. Pendanaan untuk usaha skala mikro ini dapat dilakukan pada microfinance marketplace. Begitu pun Kak Anisa memberikan informasi dan tips memilih Microfinance Marketplace.

Bagi penerima:

-Terdaftar dan memiliki izin usaha OJK

-TKB90 min 90%

-Transparansi mengenai sistem credit scoring, informasi pinjaman, dll.

-Sesuaikan nominal investasi dengan jangka waktu dan profil resiko.

-Memilih market place yang memiliki mitigasi resiko

Bagi peminjam

-Terdaftar dan memiliki izin usaha OJK

-Proses pinjaman, bunga, tenggat waktu, denda dan informasi lainnya disampaikan dengan jelas.

-Memiliki kontrak perjannjian

-Memiliki CS dan sistem yang transparan.

-Tidak membebani dengan bunga tinggi (max 0,4 % per hari peroktober 2021)

-Terdapat program pendukung lain. 

Tags

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)